Senin, 17 Agustus 2015

7. Keselamatan Berkendara Sepeda Motor yang Aman dan Nyaman


Keselamatan Berkendara Sepeda Motor yang Aman dan Nyaman

Setiap hari, selalu saja terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan. Penyebabnya dapat bermacam-macam, di antaranya karena pengendara mengemudi dalam keadaan mengantuk, jalanan licin, rem yang tidak berfungsi, pengendara tidak menaati rambu-rambu lalu lintas, dan lain sebagainya.

Nah, agar memiliki pengetahuan tentang keselamatan berkendara sepeda motor yang aman dan nyaman, ada baiknya jika Anda menyimak informasi di bawah ini.

SEBELUM BERKENDARA

1A. PEMANASAN TUBUH

Menjaga keseimbangan pada saat mengendarai sepeda motor merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, pastikan tubuh dan mental dalam kondisi yang sehat dan siap untuk berkendara.

1B. MENGGUNAKAN PERLENGKAPAN BERKENDARA

HELM

Kepala merupakan bagian tubuh terpenting dari manusia, maka dari itu biasakanlah untuk selalu menggunakan helm pelindung saat mengendarai sepeda motor.

Tali pengikat helm harus dipasang dan dikencangkan secara benar untuk mencegah helm terlepas saat terjatuh.

SEPATU

Gunakanlah sepatu. Tidak dianjurkan menggunakan sandal atau bertelanjang kaki saat mengendarai sepeda motor karena saat berhenti, pengendara harus bertumpu pada kaki mereka untuk menjaga keseimbangan sehingga cenderung kehilangan kestabilannya yang memungkinkan terjadinya cedera.

PAKAIAN

Gunakan jaket lengan panjang dan celana panjang yang pas dan nyaman di tubuh pengendara ketika mengendarai sepeda motor. Gunakan pakaian yang memang dirancang untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara.

2. PENGECEKAN SEPEDA MOTOR

BAN

Periksa tekanan angin sesuai standar dan keausan alur ban.

Tekanan angin yang sesuai menghasilkan pemakaian bahan bakar yang ekonomis.

Ban yang aus dan tekanan angin yang tidak sesuai akan menyebabkan jarak pengereman semakin panjang dan pengendalian menjadi tidak stabil ketika menikung.

REM

Periksa rem depan dan belakang, apakah berfungsi secara normal, khususnya rem depan karena lebih efektif dalam pengereman.

Ingat! Peralatan yang digunakan untuk mengendalikan kecepatan dan menghentikan jalannya sepeda motor hanyalah rem.

KACA SPION

Sesuaikan posisi kaca spion dengan benar untuk mendapatkan pandangan yang lebih luas.

Merupakan hal yang penting untuk melihat kaca spion dan mengecek langsung kondisi di sekitar pengendara.

LAMPU-LAMPU

Pastikan lampu sein, lampu rem, dan lampu depan berfungsi dengan baik.

Lampu sein dan lampu rem digunakan sebagai tanda bagi pengguna jalan yang lain untuk mengetahui tujuan Anda karena sepeda motor berbagi jalan dengan pengguna jalan umum seperti pengendara mobil, pengendara sepeda, dan pejalan kaki.

3. POSTUR BERKEDARA

Untuk menjga kesiembangan ketika mengedarai sepeda motor, perhatikan 7 poin utama postur berkendara di bawah ini.

1. Mata : Melihat jauh ke depan (ke arah yang hendak dituju) supaya jarak pandang menjadi lebih luas.

2. Pundak : Santai atau rileks.

3. Siku : Tangan sedikit menekuk dengan santai.

4. Tangan : Memegang bagian tengah dari gas tangan di mana Anda bisa dengan mudah untuk mengoperasikan handle rem atau kopling dan saklar.

5. Pinggul : Duduk pada posisi di mana Anda bisa dengan mudah mengoperasikan stang kemudi dan rem.

6. Lutut : Secara ringan menekan tangki bahan bakar (tipe motor sport).

7. Kaki : Letakkan bagian tengah telapak kaki Anda pada sandaran kaki, jari kaki menghadap ke depan, ibu jari kaki secara ringan berada di atas pedal rem dan pedal gigi.

SAAT JALAN

4. PENGEREMAN

Sangat penting untuk menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan.

Rem depan harus dioperasikan sedikit lebih kuat dari rem belakang karena rem depan lebih efektif daripada rem belakang.

5. BERADA DI JALUR KIRI

Gunakan selalu jalur kiri dan hati-hati dengan kemunculan kendaraan yang datang mendadak dari arah yang berlawanan.

Jangan berkendara sepanjang sisi kanan jalan walaupun tidak ada kendaraan lain dari arah berlawanan. Berkendara di sebelah kanan jalan akan menyebabkan tabrakan yang bisa mengakibatkan luka yang serius atau kematian.

6. BERPINDAH JALUR JALAN

Saat Anda ingin berpindah jalur, sangat penting untuk memberi tanda ke arah yang Anda tuju bagi pengendara lain dengan menyalakan lampu sein 3 detik sebelumnya.

Pengendara harus memerhatikan kaca spion, terutama memeriksa kendaraan di belakangnya sebelum berpindah jalur.

7. MELEWATI PERSIMPANGAN

Saat belok ke kiri atau ke kanan di persimpangan, sangat penting untuk menyalakan lampu sein 30 meter sebelum mendekati persimpangan untuk memberikan tanda arah yang hendak Anda tuju kepada pengguna jalan yang lain.

Sebelum berpindah jalur, pastikan keamanan dan keadaan lalu lintas di sekitar Anda. Jangan hanya melihat kaca spion karena kaca spion mempunyai keterbatasan pandangan.

8. RINTANGAN DI JALAN

BATU, KERIKIL, TANAH ATAU LUMPUR, DAN PASIR

Batu kerikil, tanah atau lumpur, dan pasir membuat permukaan jalan sangat licin dan bisa menyebabkan sepeda motor tergelincir dan jatuh. Untuk menghindarinya, kurangi kecepatan sebelumnya (pada permukaan jalan yang baik), hindari belok terlalu patah dan pengereman terlalu keras ketika melalui kondisi jalan seperti ini.

LUBANG DI JALAN DAN PERBEDAAN KETINGGIAN PADA BAHU JALAN

Waspadalah selalu untuk  melihat permukaan jalan di depan Anda karena ada beragam bentuk lubang di permukaan jalan dan perbedaan ketinggian pada bahu jalan.

PEJALAN KAKI YANG MENYEBERANG JALAN

Saat berkendara di jalan, pengendara motor harus selalu hati-hati tidak hanya pada pengendara yang lain di sekitarnya, namun juga perilaku dari pejalan kaki dan hewan.

9. BERKENDARA DENGAN SATU TANGAN

Anda tidak dibenarkan mengendarai sepeda motor dengan satu tangan, contohnya memegang payung untuk menghindari hujan atau sinar matahari, karena Anda bisa dengan mudah kehilangan keseimbangan.

10. BERKENDARA DALAM PENGARUH MINUMAN ATAU OBAT-OBATAN

Kondisi tubuh dan mental yang tidak sehat karena pengaruh minuman beralkohol atau minuman keras dan obat-obatan (obat yang menimbulkan kantuk atau obat-obatan terlarang) bisa mengurangi konsentrasi dan reflek pada saat berkendara dan sangat berbahaya untuk keselamatan diri sendiri serta orang lain.

11. BERKENDARA PADA MALAM HARI

Sinaran lampu khususnya lampu depan mempunyai keterbatasan penyinaran pada malam hari. Oleh karena itu tingkatkan kewaspadaan ketika berkendara pada malam hari.

12. PATUHI RAMBU-RAMBU LALU LINTAS

Rambu-rambu lalu lintas dibuat untuk memberikan panduan keselamatan bagi pengguna jalan dan jangan lupa untuk selalu membawa SIM dan STNK demi kenyamanan Anda dalam berkendara.
 
 
salam biker sedjati !!!

0 komentar:

Posting Komentar